Selasa, 17 Agustus 2021

Perayaan Wisuda Insinyur
















Alhamdulillah, segala puji bagi Allah SWT yang telah menakdirkan saya lulus pada Program Studi Profesi Insinyur (PSPPI) Universitas Indonesia, dan berhak menyandang gelar profesi Insinyur (Ir) di depan nama.

Baru bisa menuliskan kebahagiaan setelah 5 bulan wisuda karena kesibukan di kantor.

Mengenang kembali keputusan melanjutkan studi untuk mengobati hati yang luka karena lamaran  ditolak pada september 2019 oleh perempuan yang dulu berucap lantang didepan saya untuk ingin menikah di usia 25 tahun (kala itu tahun 2016).

Rabu, 13 Januari 2021

Sidang Praktik Keinsinyuran





Segala Puji bagi Allah SWT yang telah memberikan taufik dan hidayahnya sehingga saya telah menyelesaikan Sidang Praktik Keinsinyuran di Universitas Indonesia. Tentunya hal ini merupakan bagian dari persyaratan untuk memperoleh gelar "Insinyur (Ir)" yang sudah kembali ada sejak terbit nya Undang - Undang No 11 Tahun 2014 Tentang Keinsinyuran dan Peraturan Pemerintah Nomor 25 Tahun 2019 Tentang Peraturan Pelaksanaan Undang - Undang No 11 Tahun 2014.

Tentunya dengan UU dan PP ini, Seorang insinyur diberikan perlindungan secara hukum , dimana diatur dalam

BAB XIII
KETENTUAN PIDANA

Pasal 50

  1. Setiap orang bukan Insinyur yang menjalankan Praktik Keinsinyuran dan bertindak sebagai Insinyur sebagaimana diatur dalam Undang-Undang ini dipidana dengan pidana penjara paling lama 2 (dua) tahun atau pidana denda paling banyak Rp200.000.000,00 (dua ratus juta rupiah).
  2. Setiap orang bukan Insinyur yang menjalankan Praktik Keinsinyuran dan bertindak sebagai insinyur sebagaimana diatur dalam Undang-Undang ini sehingga mengakibatkan kecelakaan, cacat, hilangnya nyawa seseorang, kegagalan pekerjaan Keinsinyuran, dan/atau hilangnya harta benda dipidana dengan pidana penjara paling lama 10 (sepuluh) tahun dan/atau pidana denda paling banyak Rp1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah)

Maka mau tidak mau, kita harus ikut aturan, dan untuk itulah melanjutkan studi Profesi Keinsinyuran merupakan keharusan bagi mereka yang ingin dilindungi secara UU dan Peraturan yang berlaku di Indonesia,

Di Universitas Indonesia menerapkan jalur reguler pada Program Studi Profesi Insinyur (PSPPI) selama 1 (Satu) tahun, nah disemester kedua ini setiap mahasiswa  diwajibkan melaksanakan Praktik Keinsinyuran dengan bobot 12 SKS selama 1 semester. dan Kewajiban Seminar Keinsinyuran 2 SKS. Hal ini berbeda dengan Perguruan Tinggi yang melaksanakan PSPPI jalur Rekogniasi Pembelajaran Lampau (RPL) dimana cukup "bercerita" tentang pengalaman yang sudah dilalui ditahun - tahun sebelumnya. Pada program reguler,

Saya awalnya berpikir kalo Seminar Keinsinyuran adalah ya seminar hasil praktik keinsinyuran kita, tetapi tidak, yang dimaksud adalah kita menjadi pembicara dalam Seminar yang membahas tentang ilmu keinsinyuran. Alhamdulillah saya dapat diberi kesempatan dalam mengisi sharing session Alumni Teknik Sipil Universitas Sriwijaya pada 26 September 2020 yang lalu. tentang “PENGENALAN DESAIN STRUKTUR TOWER TRANSMISI DENGAN MS TOWER". Sekedar sharing kepada junior junior di kampus tentang penggunaan aplikasi MS TOWER pada Proyek Jaringan Transmisi dan Keterkaitan dengan pelajaran kuliah Mekanika Bahan, Analisa Struktur dan Struktur Baja tentunya.



Nah karena saya sudah melaksanakan Seminar Keinsinyuran, maka sudah dapat memenuhi persyaratan untuk bisa sidang Praktik Keinsinyuran.

Minggu, 19 Juli 2020

Pentingnya Manajemen Mutu pada Proyek

Saat uji kompetensi Ahli Manajemen Proyek untuk Tingkat Muda, saya ditanya oleh assesor dari LPJK Sumsel, bagaimana seandainya bahan/ kualitas material tidak memenuhi mutu untuk proyek yang ada jalani ? apa yang anda lakukan ?

Pertanyaan ini sulit untuk dijawab saat kita berposisi sebagai penyedia barang/jasa, namun akan gampang dijawab saat kita berposisi sebagai pengguna barang/ jasa heheh

Saya dengan tegas menjawab bahwa mutu itu adalah harga mati ! 

sebuah keharusan yang harus dipenuhi dalam janji seorang penyedia barang/jasa kepada pengguna barang/ jasa karena hal itu merupakan komitmen yang tertuang dengan jelas di kontrak (jika disebutkan standar mutu yang harus dicapai)

Jumat, 19 Juni 2020

Analisis Risiko Kecelakaan Konstruksi dengan Menggunakan Bowtie Analysis




Kecelakaan konstruksi dapat berdampak buruk/ kerugian untuk pekerja, peralatan, lingkungan dan reputasi perusahaan. Untuk itulah potensi kecelakaan konstruksi harus dapat di analisis sedini mungkin. Pada kecelakaan, kita mengenal istilah accidents dan incident, yang membedakan dari kecelakaan ini adalah dampak dari terjadinya kejadian tersebut, hematnya gini aja, incident itu hampir terjadinya suatu kecelakaan itu namun masih dapat dikendalikan oleh sistem, sedangkan accidents itu kecelakaan yang terjadi karena terlepas dari sistem atau tidak diakomodir/diduga dari sistem. accidents akan selalu berdampak buruk karena menyebabkan kerugian.

salah cara untuk menganalisis kecelakaan konstruksi adalah menggunakan metode bowtie. Metode bowtie adalah teknik penilaian risiko dengan memvisualisasikan permasalahan dalam sebuah kegiatan, dengan menarik penyebab terjadi kejadian tersebut dan dampak yang akan ditimbulkan dari kejadian tersebut. Ilustrasi analisis ini menggunakan konsep dasi kupu - kupu dimana kepala adalah hazard/bahaya dari sebuah kegiatan, badan adalah top event/ accidents , serta sayap sisi kiri adalah penyebab terjadinya kejadian dan sayap sisi kanan adalah dampak yang dihasilkan dari kejadian.


Sumber : https://www.cgerisk.com/knowledgebase/The_bowtie_method

Senin, 25 Mei 2020

Etika Profesi Seorang Insinyur


Images: cartoon engineer | Cartoon Engineer Engineer Logo — Stock ...



















Insinyur Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), adalah sarjana teknik (sipil, listrik, pertambangan, per-tanian, mesin, dan sebagainya. 


Sedangkan menurut UU no 11 Tahun 2014 Tentang Keinsinyuran, pada pasal 1 Ayat 3 , Insinyur adalah seseorang yang mempunyai gelar profesi di bidang Keinsinyuran. Memang perkara penyebutan insinyur di indonesia cukup di lematis, karena sejak tahun 1993 melalui Menteri Pendidikan dan Kebudayaan keputusan Nomor 036/U/1993,  mengeluarkan  tentang Gelar dan Sebutan Lulusan Perguruan Tinggi. Dimana adanya perubahan gelar bagi lulusan Teknik (S.T) dan Pertanian (S.P, SPt, S.Hut). Maka sejak saat itu Gelar akademik Insinyur resmi di hapuskan, dan alhamdulillah gelar Insinyur dapat kembali hadir sejak diberlakukan UU no 11 Tahun 2014 dan Peraturan Pemerintah Nomor 25 Tahun 2019 Tentang Keinsinyuran, sebagai bentuk pelaksanaan UU Keinsinyuran tersebut.


Sebutan Insinyur atau Engineer, di dalam buku Etchic In Engineering Karya Mike W.Martin dan Roland Schinzinger (1983) diterjemahkan Insinyur menggunakan sebutan Rekayasawan. Dimana seorang Insinyur / Rekayasawan / Engineer  menciptakan produk dan proses - proses untuk memenuhi kebutuhan dasar akan pangan dan papan, dengan akibat tambahan, meningkatkan kemudahan, kekuatan, dan keindahan hidup kita sehari - hari.

Senin, 20 April 2020

COVID-19 terhadap Pelaksanaan Kontrak Konstruksi


Hari ini saya menghadiri seminar Keadaan Kahar (Covid-19) dalam kontrak konstruksi berbasis Fidic Condition of Contract dan Peraturan Indonesia Terkait, saya mencoba meramu ilmu dari pembicara dan menerjemahkannya kedalam pelaksanaan pengendalian kontrak konstruksi yang saya kerjakan


Hal yang Fenomenal proyek infrastruktur berhenti imbas virus corona


Badai wabah virus cina alias Covid-19 telah menghantam semua sektor di hampir seluruh negara di belahan dunia. Isolasi dan pembatasan aktivitas manusia menjadi keputusan yang diambil untuk menekan penyebaran virus ini. Tidak tersebut cukup beralasan, karena virus ini menyebar dengan cepatnya pada aktivitas kerumunan, yang menyebar dari satu orang ke orang lain.


Drama COVID-19 : Perjalanan dalam Bayang-Bayang Corona – RuangObrol

Kondisi pembatasan aktivitas tersebut,  tentu akan berdampak pada pelemahan ekonomi, dimana aktivitas terbawah dari suatu kegiatan ekonomi adalah  jual beli secara langsung antara pembeli dan penjual, yang disokong oleh perputaran barang logistik/material. 


World economic growth plunges due to coronavirus - which ...

Sektor konstruksi adalah salah satu sektor penggerak aktivitas ekonomi yang menggairahkan, adanya dana segar investasi, menjadi gula yang akan dikerumuni semut - semut. Adanya aktivitas konstruksi, menjadikan tingginya penyerapan tenaga kerja, material, dan tentunya marketing sebagai agen yang akan menyerap manfaat dari investasi proyek.

Sabtu, 07 Desember 2019

Lulus SIMAK Pascasarjana UI : Tukang Insinyur

Alhamdulillah, segala puji hanyalah untuk Allah SWT

berkat doa orangtua, Allah SWT kabulkan doa saya, dipikir kalo cuma ngadelin otak ini dan bahasa inggris yang pas pasan sulit untuk bisa lulus




Karena semester ini SIMAK Pascasarjana UI tidak membuka gelombang untuk Magister Teknik Sipil, maka saya putuskan untuk memilih Pendidikan Profesi Insinyur.


Minggu, 10 November 2019

Pengen Kuliah S2

Gambar terkait















Kita awali tulisan ini dengan pertanyaan singkat " Kenapa orang memilih untuk lanjut kuliah S2 ?

1. Mau jadi Dosen

oke bagi yang niat S2 karena emang cita cita nya mau ngajar di perguruan Tinggi alias jadi dosen, mari kita dukung, karena ini niat yang mulia.

2. Nunggu Kesempatan Kerja

Menurut saya ini adalah pelarian bagi mereka yang belum dapat kerja setelah lulus dari S1, jadi sambil menunggu kesempatan kerja, kuliah S2 untuk mengkaburkan status "pengangguran". Menurut saya sih ya boleh aja, selagi orangtua kalian punya duit untuk ngebiayai, toh isi waktu dengan sekolah adalah hal yang bermanfaat.

3. Menambah Kompetensi Kerja/ Mendukung Karier

Ini adalah orang yang cerdas menurut saya, why ? 
Karena dia tahu bahwa tuntutan kerja meminta anda punya kompetensi lebih, butuh upgrate pengetahuan,dan butuh hal yang spesfik/lebih dalam, dan dapat menuntaskan pekerjaan dengan lebih cepat dan tepat sehingga dapat mendukung karier.

4. Ngisi waktu sambil nunggu Jodoh
Nah ini sih biasanya, kuliah S2 untuk banyakin kenalan, temen, siapa tau dapat jodoh (?) atau sebagai alibi ditanya kenapa belum nikah ? masih S2 nih hahaha

Oke jadi dari sekelumit alasan diatas kenapa orang memilih kuliah S2 semua ada ditangan anda.

Tak terasa sudah 2 Tahun 7 bulan  saya bekerja di bagian manajemen konstruksi, genap nanti di Mei 2020 resmi 3 Tahun. Dulu saya berpikir Lanjut S2 enaknya setelah lulus S1, tapi karena mempertimbangkan pengen nikah muda diusia 25 Tahun ya jadi ditunda dulu.

Hasil gambar untuk nikah atau kuliah
Ternyata eh ternyata udah kerja beberapa tahun ternyata tak lantas menjadi jaminan jodoh bakal gampang sesuai rencana diatas, entah kurang meyakinkan dari sisi apa lagi, entah kurang sabar apa lagi menunggu, ternyata memang bukan jodoh, bego bego hehe.

Karena jodoh belum pasti, ya ambil yang pasti dulu, Gimana kalo lanjut kuliah S2 nih ?
Kali aja bisa nyeimbangin pesaing yang katanya mau punya gelar PHP eh Phd hehe.










Kamis, 11 Oktober 2018

Buku manajemen proyek (PMBOK)


Hari ini saya akan berbagi cerita tentang buku seputar manajemen proyek,  yang baru saja saya beli 

tak lain tak bukan ialah PMBOK GUIDE.

Buku nya sangat tebal, namun sayang sampulnya soft, seharusnya berupa hardcover agar terkesan mewah dan awet

Buku ini merupakan terbitan langsung dari Project Management Institue (PMI) yang diterjemahkan oleh PMI Indonesia Capture, jika kalian menjadi member/anggota dari PMI, maka kalian akan dapat potongan 100 ribu untuk buku tersebut, namun karena menurut saya menjadi member perlu uang pendaftaran yang tidak sedikit, jadi saya putuskan untuk membeli sebagai kalangan umum.

Dari info - info yang saya liat di internet sih malah ada ujian untuk manajemen proyek, entah bagaimana regulasi, yg jelas dibedah aja dulu ini buku dalam waktu yang lama karena tebal banget 700 halaman coy, cocok untuk pengantar tidur.

Sebenarnya untuk harga versi bajakan dalam bahasa inggris banyak dijual diinternet, namun apa daya karena bahasa inggris saya yg pas - pasan, ketimbang buku kagak dibaca ya, saya pilih buku  berbahasa persatuan saja, bahasa indonesia ehhehe


JADI
Apa itu PMBOK ?

Apakah PMBOK itu 
Pernah Mencintai (tapi) Berakhir Omong Kosong ?  

oke mari kita fokus pada topik soal ilmu pengetahuan yang akan saya share kali ini.

PMBOK itu singkatan dari Project Management Body of Knowledge, ya kalau di jadiin bahasa indonesia kurang lebih " Kerangka Ilmu Manajemen Proyek".


Sebelum kita tau gimana cara memanajemen proyek, kita mesti tahu terlebih dahulu definisi proyek ?
Karena udah kepalang beli buku PMBOK,mari kita tulis definisi proyek itu sendiri.

Sebuah proyek adalah usaha sementara yang dilakukan untuk membuat suatu produk, jasa dan hasil yang unik.

Disini dapat disimpulkan bahwa ciri - ciri proyek itu : 

1. Punya batas waktu

demikian juga proyek, memiliki awal dan akhir yang pasti.
namanya juga pertemuan pasti disitu ada perpisahan, ciye ciye 

Jadi meskipun ada proyek yang udah bertahun tahun gak kelar kelar, tetaplah yakin bahwa pasti ada batas waktunya, semua akan indah pada waktunya.


2. Menghasilkan suatu produk (barang/jasa)

Kalo kita mau buat sesuatu (proyek) ya pasti akan berupa bentuk barang maupun bentuk pelayanan/jasa

3. Unik

ya karena antara proyek yang satu dengan proyek yang lain berbeda, entah itu kondisi waktu, kondisi bahan baku, cara membuat gak bakal ada yang sama. 

termasuk permasalahan yang dihadapi pun berbeda - beda, sebagai contoh kontraktor A dan kontraktor B membangun rumah yang sama yaitu tipe 36. meski ukurannya sama, desainnya sama, biayanya sama, namun permasalahan kontraktor yang satu dengan yang lain tidak lah sama.

 Terus ngapain beli buku ini coy ?

saya juga bingung ngejelasinnya kenapa ya, mungkin karena saya hobbi baca buku,jadi penasaran aja ini buku tentang apa sih.

saya beli seputar manajemen proyek untuk persiapan melanjutkan studi s2 saya yang tertunda. 
Saya berencana untuk melanjutkan studi di Pascasarjana Teknik Sipil untuk bidang keahlian manajemen proyek, entah itu sebutannya manajemen konstruksi/manajemen proyek/manajemen infrastruktur , yang jelas saya akan mengikhlaskan diri untuk S2 dibidang manajemen namun tetap dalam naungan Departement Teknik Sipil.

Kala sedikit menengok kebelakang, saya berlatar belakang sarjaan teknik sipil umum dengan konsentrasi tugas akhir bidang geoteknik, entah kenapa saya lebih suka menyebut diri sebagai orang Sipil geoteknik,mungkin karena dipeminatan  saya mengambil 4 mata kuliah pilihan geoteknik dari 7 jatah mata kuliah pilihan. dan juga merupakan asisten laboratorium mekanika tanah di kampus.

sedikit cerita
Dulunya sih setelah tamat kuliah  S1 mau langsung nyambung S2 untuk jadi dosen, karena saya orang yang hobi belajar, baca buku dan punya pengalaman 3 tahun mengajar di bimbingan belajar, tapi karena pada suatu kondisi saya harus memilih apakah menikah di usia 25 tahun atau Terus sekolah, saya memilih untuk mempersiapkan pernikahan di usia 25 tahun dengan memilih bekerja.

Karena kalo menurut hitungan saya, 2 Tahun setelah saya tamat kuliah S2 dan persiapan ngumpulin duit 1 Tahun akan terasa sangat sulit, meskipun saya tahu bahwa sunnah nya rosul menikah minimal maharnya cincin besi, pertanyaannya mana ada cewek jaman sekarang mau dilamar pakek cincin besi 

Meskipun pada akhirnya di usia 24 tahun ini kedua - duanya praktis belum ada yang kesampaian.
S2 kagak, nyiapin nikah umur 25 juga kagak tahu sama siapa, karena orang yang nagih ingin dinikahin diumur 25 itu udah kagak ada lagi.

duh duh saya kenapa jadi curhat, disini, oke saya coret dulu pembahasan diatas biar gak dibahas di tulisan selanjutnya.

Di tempat saya bekerja, orang kagak mau buka teks book karena semua belajar dengan cara learning by doing, kita belajar dari pengalaman, baik itu pengalaman yang kita lakukan sendiri maupun didapat dari pengalaman orang lain.

Jadi disini posisi saya sedang melakukan research dengan mengkombinasikan praktik dengan teori, orang bilang sarjana baru tamat itu cuma bisa ngomong doang, ngomongin teori muluk. Sekarang saatnya membuktikan apakah 100% teori dapat dipraktikkan dalam pekerjaan ? 
apakah nanti dari praktik yang saya lakukan akan menghasilkan teori baru ?
biarkan waktu yang menjawab

Ketika kita melakukan manajemen proyek harusnya kita sadar bahwa sedang dalam posisi apakah kita di proyek ?

sebagai owner atau kah kontraktor ?
sebagai pemimpin proyek atau kah manajer bidang ?
sebagai staff teknis atau kah staff administrasi ?

pada dasarnya buku PMBOK GUIDE  bertujuan sebagai pedoman, bagaimana kita dapat memanajemen proyek menurut posisi kita, sehingga dapat menginformasikan hal - hal apa saja atau basic proyek apa saja yang mesti kita punya dalam penjalanan proyek.


dalam buku ini dijelaskan bahwa ilmu pengetahuan terkait praktek manajemen proyek paling tidak ada 10, yaitu :

1. Manajemen integrasi Proyek
2. Manajemen Lingkup Proyek
3. Manajemen Jadwal Proyek
4. Manajemen Biaya Proyek
5. Manajemen Mutu Proyek
6. Manajemen Sumber Daya Proyek
7. Manajemen Komunikasi Proyek
8. Manajemen Risiko Proyek
9. Manajemen Pengadaan Proyek
10. Manajemen Pemangku Kepentingan Proyek 

karena buku ini isinya lebih dari 700 halaman, kayaknya bakal ada episode selanjutnya untuk saya share satu persatu.


Saat saya kuliah S1 Teknik Sipil dulu dalam mata kuliah manajemen konstruksi, dijelaskan bahwa ada 3 hal yang mesti di dalam pelaksanaan proyek konstruksi:

1. Biaya
2. Mutu
3. Waktu






Karena saat kuliah dulu tidak diimbangi dengan praktek, maka mata kuliah manajemen konstruksi sangat lah membosankan. Membaca dan mendengarkan slide kuliah, membuat kalian tertidur dengan nyenyak, sama kayak ngantuk berat saat dengerin khotbah jum'at.





Setelah masuk dunia kerja, baru lah saya tahu bahwa proyek konstruksi itu menarik karena sangat dinamis, dimana perubahan akan terus terjadi dan adanya perbedaan antara satu proyek dengan proyek yang lain.

Adapun dalam setiap perubahannya ini, waktu, biaya dan mutu adalah suatu hal yang harus kita pegang demi kesuksesan proyek. Disini lah kita menyadari bahwa dalam memanajemen proyek yang besar, kompleksitas masalah akan banyak hadir, dan kerjasama antara owner dan kontraktor menjadi hal yang sangat penting demi kesuksesan proyek.

oh ya berikut ini adalah buku manajemen proyek konstruksi yang saya punya, yang saya kumpulin sejak masuk kerja sampai dengan sekarang. Terlihat sangat banyak dan hanya beberapa yang sudah khatam.

karena saat membaca buku tersebut, saya barengi dengan penerapan/aplikatif pekerjaan , dan ternyata sungguh luar biasa bahwa pada kenyataannya ada harus memposisikan siapa diri anda dalam pelaksanaan proyek, karena tidak semua yang anda tau, dapat menjadi keputusan/tindakan dalam pelaksanaan manajemen proyek.

mencoba belajar menjadi Young Project Engineer


Sabtu, 05 Mei 2018

Manajemen Klaim Konstruksi

Manajemen Klaim Konstruksi


Klaim merupakan sesuatu yang wajar bagi para pihak yg terikat dalam kontrak khususnya pada proyek konstruksi. Klaim merupakan representatif dari kepedulian pihak terhadap mewujudkan cita - cita kontrak yaitu tercapainya biaya, mutu dan waktu. Sehingga apabila ditemukan kondisi yang tidak sesuai dengan kondisi yg disepakati dalam kontrak, maka akan menimbulkan klaim.

Dalam kaidah berkontrak, kontrak yang dibuat harus dapat menjamin kesetaraan dalam hak dan kewajiban. Kalau dalam istilah ekonomi, " pembeli adalah raja", maka raja harus dilayani sebaik mungkin, raja tidak pernah salah dan apabila dikaitan posisi raja sebagai orang yang memegang kekuasaan termasuk menentukan hukum benar salah, maka dalam kontrak hal tersebut tidak boleh terjadi.
Pada dasarnya kedua pihak yang bekontrak adalah mereka yang saling membutuhkan satu sama lain. Disisi pengguna jasa, mereka membutuhkan pihak yang dapat mewujudkan keinginan mereka sesuai dengan biaya, mutu dan waktu. Demikian pula disisi penyedia jasa, mereka membutuhkan pemasukan dari barang atau jasa yang mereka tawarkan.

Secara hukum, negara dalam hal ini pemerintah pusat bertanggung jawab atas persamaan hak dan kewajiban dalam penyelenggaraan jasa konstruksi, sebagaimana termuat dalam Pasal 4 ayat 1 huruf b UU No 2 Tahun  2017 Tentang  Jasa Konstruksi  berbunyi " terciptanya iklim usaha yang kondusif, penyelenggaraan Jasa Konstruksi yang transparan, persaingan usaha yang sehat, serta jaminan kesetaraan hak dan kewajiban antara Pengguna Jasa dan Penyedia Jasa"

untuk mencapai tujuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4 ayat (1) huruf b, pemerintah pusat memiliki kewenangan:

a. mengembangkan sistem pemilihan penyedia Jasa dalam penyelenggaraan Jasa Konstruksi;
b. mengembangkan Kontrak Kerja Konstruksi yang menjamin kesetaraan hak dan kewajiban antara Pengguna Jasa dan penyedia Jasa;
c. mendorong digunakannya alternatif penyelesaian sengketa penyelenggaraan Jasa Konstruksi di luar
pengadilan; dan
d. mengembangkan sistem kinerja penyedia Jasa dalampenyelenggaraan Jasa Konstruksi. 

Minggu, 19 November 2017

Menjadi Young Engineer Project Management

Image result for civil engineer
Cita - cita seorang anak lulus teknik sipil tentu menjadi seorang civil engineer alias insinyur teknik sipil. Banyangan akan menangani proyek, atau merancang sebuah bangunan menjadi angan angan yang panjang seorang engineer muda. Namun pada kenyataannya kenyataan tidaklah seindah yang dibayangkan. Lulus kuliah membawa map kesana kemari, cari kerja dalam barisan antrian job fair menjadi hal yang umum bagi mereka yang baru lulus, hal ini tidak terkecuali seorang lulusan teknik sipil.

Jumat, 19 Agustus 2016

akhirnya skripsi itu telah berlalu ......

lama tak menulis di blog

gue bosen ditanya tanya "kak kapan wisuda ? "
gue bangganya sekarang jawab ntar tanggal 24 agustus gue wisuda

lo tahu, kapan wisuda itu adalah pertanyaan paling horor yang ditanyain seorang mahasiswa baru sebut saja maba kepada seniornya

sampaikan lah risalah ini  dengan bijak " dek, belum saatnya dikau mengucapkan dan mendengar kata skripsi ,karena itu terlalu berat untukmu " padahal omongan tadi hanyalah penghibur diri bagi para mahasiswa yang dirundung deadline kapan sidang sarjana

oke, bicara soal skripsi didefinisikan sebagai karya ilmiah dari seorang mahasiswa yang digunakan sebagai syarat mengambil gelar sajana, gue gak pernah baca definis skripsi menurut kamus besar bahasa indonesia, tapi yang jelas kira kira gitulah intinya hehe.

Selasa, 29 Desember 2015

Inspirasi seorang Guru Muda




Menurut saya , mengajar itu adalah sesuatu yang asyik dan mengasyikkan , ya meski kadang saya berfikir ini bukan dunia saya yang kagak ada sangkut pautnya dengan dunia teknik sipil. 


Awal kuliah semester satu lalu dapet tawaran dari bu khusnul untuk coba ngelamar jadi guru piket di bimbel saya dulu, gilland ganesha, waduh antara percaya gak percaya tawaran ini lumayan untuk nambah pengalaman dan juga mumpung masih semester awal alias maba, cie masih mudaa

Minggu, 30 Agustus 2015

Kisah Perjuangan Tim Crackers Unsri

Hampir 3 bulan yang lalu tepatnya, usai mengikuti Lomba Rancang Kuda Kuda Nasional VII UGM 2015 saya baru dapat berbagi pengalaman di blog ini

Kisah ini berawal dari "nyasar" di sekret KMTS UGM saat libur semester 4 lalu, saya berjumpa dengan mas bahri syuhada , beliau mengajak saya untuk ikut lomba rancang kuda kuda UGM tahun depan, saya pun mengiyakan dan mengusahakan untuk ikut nanti.

Selang lebih dari satu semester, sampai lah di sekret Ikatan Mahasiswa Sipil (IMS) Unsri surat dari KMTS UGM untuk mengajak Teknik Sipil Unsri berpartisipasi dalam lomba yang tergabung dalam Acara Civil In Action (CIA)

Persiapan pun saya mulai, mengawali persiapan lomba ini saya butuh partner yang saling melengkapi, untuk itulah saya memilih julian wiciardo dan alhamid fauzan rahim sebagai pratner saya , untuk merentas mimpi ikut lomba rancang kuda kuda UGM tahun 2015.

Kamis, 15 Januari 2015

seberapa penting buku bagi mahasiswa teknik sipil ?

Di awal awal perkuliahan semester 1 di teknik sipil , saya merasakan ada sesuatu yang aneh dari kuliah itu sendiri, terutama bicara masalah buku. Menarik karena dosen bukanlah seperti beberapa oknum guru diwaktu sekolah yang kadang "mewajibkan" siswanya untuk membeli buku dan tentunya LKS yang kadang tak berguna karena jarang terpakai.

Perkuliahan didominasi materi kuliah yang dipaparkan dalam bentuk powerpoint pada proyektor, dimana dosen hanya pelaku yang menjelaskan beberapa hal penting mengenai materi kuliah , dan mahasiswa tidak lah seperti anda ketika bangku sekolah yang harus dan wajib untuk mencatat, bahkan sebenarnya anda tak mencatatpun itu tak masalah.

KULIAH DI TEKNIK SIPIL

ZAKIRKAMU ! Iya KAMU yang lagi baca ini tulisan
bagi lo yang sekarang  pelajar sma kelas 12 yang udah bosen pakek seragam putih abu abu dan coba cari tahu seputar dunia kampus, hari ini gue akan ceritain jurusan yang menarik dan menjanjikan untuk lo pilih
sebagai masa depan lo diwaktu kuliah yaitu Teknik SIPIL bahasa kerennya nih CIVIL ENGINEERING, huihh keren

Sabtu, 27 September 2014

Bangga Jadi Anak Sipil

Dulu pas gue masih cupu dibangku sma , ditanya temen temen maunya masuk kuliah dimana ? Gue spontan jawab kedokteran atau kalau kagak ya teknik sipil. 
kita skip aja cerita kenapa gue mau masuk kedokteran waktu itu heheh, sekarang gue mau ceritain gimana itu teknik sipil. buat elo yang masih SMA yang kepingin banget masuk teknik sipil baca abis ni tulisan atau bagi lo yang masih berstatus mahasiswa baru diteknik sipil dimanapun kampus yang lo pilih, gue cuma pesen, lo mesti semangat dan kudu kerja keras disini

Membangun mimpi, want to be the Civil Engineer



Teknik sipil itu gue bayangin pas sma itu sekedar ngerancang gedung , dan jembatan huih keren , tapi sipil itu bukan cuma gedung bro, sipil itu luas segala aspek kehidupan itulah peran teknik sipil, bicara kesehatan ? orang teknik sipil ngebangun rumah sakit, bicara soal ekonomi ? orang sipil banyak kerja dibank, bahkan lo nyemplung ke laut pun orang sipil bisa berperan di penambangan minyak lepas pantai.

Kalo orang bilang gini, lah apa bedanya arsitek dan sipil ? toh sama sama buat bangunan, buat rumah ? hehe, ni pertanyaan umum banget yang lo dapetin dimasyarakat, sedikit yang menyamakan sipil dan arsitek ialah sama sama juga belajar perancangan bangunan, yang ngebedain itu terletak dari spesialisasi/konsentrasi yang mereka pelajarin.

Minggu, 13 Juli 2014

saya memilih untuk keluar


Jika banyak orang mempertanyakan alasan mengapa saya keluar dari keanggotan wahana silaturahmi alumni rohis 6 ( Wasilah 6), maka mungkin tulisan ini akan meluruskan persepsi orang tentang saya sekaligus mempertegas adanya masalah besar yg ada disini.

Rohis merupakan organisasi dakwah sekolah yg bertugas untuk mensyiarkan ajaran islam disekolah sekolah, terkhusus bagi sekolah saya sendiri dipalembang, sekolah unggulan berbasis imtaq. Melalui banyak kegiatan keagamaan, pengkaderan serta sistem retorika dakwah yg terprogram menjadi banyak anak - anak muda berbondong bondong memperbaiki dirinya di organisasi ini.

Menelusuri tentang hebatnya proses pengkaderan yang cepat menyerap puluhan pelajar muda menjadi organisasi ini digandrungi mereka yang fanatik. Tapi tunggu dulu, dibalik semua hal tadi tersimpan kebohongan dan intervensi yg luar biasa, menjadikan setiap orang orang kritis tersisihkan dari jamaah atau paling tidak keluar dari program ini.

Kamis, 05 Juni 2014

Berawal Dari Membaca Majalah Bobo

Awalnya saat sd dulu, saya orang yang malas untuk membaca, apalagi melihat deretan tulisan rapat yang orang dewasa menyebut sebagai koran. Mungkin hanya komik membuat saya tertarik untuk membacanya karena didominasi gambar , dan punya alur cerita yang menarik. Kedua kakak saya tentunya punya komik favorit tersendiri yang pada akhirnya menjadikan saya juga menyukai komik tersebut, komik itu adalah komik doraemon dan dragonball yang tentunya merupakan film kartun favorit ditelevisi yang hadir setiap minggunya.

Dimasa kanak kanak, mengajarkan anak kecil untuk rajin membaca buku sebagai upayah membuka jendela dunia  termasuk hal yang sulit, hal ini dikarenakan anak kecil khususnya menyukai hal hal yang lebih bersifat penerapan ketimbang bacaan, maka jika seorang anak ditawarkan buku dan diajak main petak umpet bersama teman - temannya, tentulah ia akan memilih keluar rumah untuk bermain petak umpet kalo orang palembang menyebutnya tekopan.

Hobbi membacaku berawal saat duduk kelas 4 sd, saat itu saya telah terbiasa untuk pulang sekolah dengan mandiri meskipun ayah saya juga kadang menjemput saya disekolah. Lokasi sekolah ku yang dulunya bernama SDN 24 palembang berlokasi di jalan segaran sedangkan rumahku saat itu sudah pindah  ke kenten, tentunya untuk bolak balik memerlukan 2 kali angkutan umum.

Sekolah saat itu menerapkan pembelajaran siang hari dan tentunya saya pulang disore hari, saat saya turun dari angkot jurusan pasar kuto - kenten laut, saya  berdiri tepian jalan untuk menyebrang masuk ke komplek saya, saat itu terdapat loker koran , yang menjual koran, majalah dan juga tabloit.

Perhatianku tertuju pada sebuah majalah yang bercover menarik bagi anak anak sd dizaman itu, majalah itu ku ketahui bernama majalah Bobo, awal nya selagi menunggu sepinya jalan untuk menyebrang saya hanya melihat lihat, sekaligus penasaran berapa harga untuk majalah Bobo tersebut, dan ternyata berkisar diharga enam ribu rupiah, maka niat untuk membelipun membesar, ku sisihkan uang jajan ku untuk membeli majalah yang menyita perhatianku.



Tanpaku duga sebelumnya, saat itu edisi 19 agustus 2004, majalah ini berhadiah sebuah tas ransel, saat uangku terkumpul, maka bergegaslah aku membeli majalah bobo, alangkah bahagianya aku saat itu, membeli majalah bagus itu dengan uang sendiri dan mendapatkan hadiah tas ransel !




Jumat, 03 Januari 2014

Bicara soal IPK

Sekarang kita bicara soal mahasiswa dan ipk, ini dua kata yang tidak bisa dipisahkan dari warna warni serta lika liku dunia kampus. Bagi kita yang kini menyandang predikat mahasiswa, tentulah menginginkan hasil terbaik selama mengikuti perkuliahan, itulah yang biasa disebut Indeks Prestasi Kumulatif yang nyaring terdengar ditelinga kita dengan sebutan IPK.

Agak sensitif kalo anda bertanya pada teman anda mengenai nilai IPKnya saat ini, karena tidak semua mahasiswa senang jika ditanya soal ipk, konon ipk itu soal privasi bro, jadi kudu jaga hati jaga perasaan, pada dasarnya penilaian mata kuliah yang termaktub dalam ipk rada nerawang nerawang gitu .